Gimmick Skincare Buat Cowok


Perbedaan pada desain kemasan produk skincare pria biasanya didominasi warna hitam atau mono-tone dengan desain maskulin, sementara produk wanita biasanya berwarna pastel.
Apa sih sebenarnya yang membedakan produk perawatan pria dan wanita? Apakah segregasi tersebut memang masalah perbedaan kebutuhan kulit, atau sekadar marketing gimmick dari produsen?

Kenapa produk wanita selalu berwarna-warni manis, pastel? Memangnya semua wanita suka warna itu? Apakah terasa "hina" kalau ada pria yang menyukai warna pastel?




Kalo kamu ngikutin blog aku sejak 2014 hingga sekarang, kebanyakan skincare atau perawatan kulit yang aku review adalah yang bersifat "non genderisasi".

Karena sebelum mencoba suatu produk aku tidak peduli dengan klasifikasi gender. Apakah packagingnya terlihat girly, aromanya feminin, atau iklannya yang sangat "cantik".

Yang paling aku perhatikan adalah skin concern dan kandungan suatu produk.

Skin concern adalah kemampuan aku mengenali jenis dan masalah yang ada pada kulit harus mendapatkan manfaat dari formulasi dari kandungan produk tersebut.

*Contoh tipe dan kondisi kulit manusia secara umum

Mungkin banyak pendapat ahli yang mengatakan kulit pria lebih tebal dari wanita, atau hormon pria memproduksi minyak lebih banyak.
Tapi kalau seorang pria tersebut bercukur setiap hari, that exfoliates the skin, which can lead to dryness. Right?

Pada akhirnya setiap jenis kelamin dapat dan harus memilih produk berdasarkan jenis kulit dan kebutuhan mereka tidak peduli bagaimana produk tersebut dipasarkan. Tidak ada yang menjamin skincare label khusus pria pasti cocok dengan pria, pun sebaliknya.

*Foto diatas adalah beberapa contoh kandungan dalam skincare dan manfaatnya secara umum

Aku yakin para dokter kulit dan ahli dermatologi sependapat bila ada pasien pria punya masalah kulit yang sama dengan pasien wanita, misalnya kerut, jerawat, noda dan sebagainya, Dia akan meresepkan obat dan perawatan yang persis sama.
Dengan kata lain, ketika kita bicara skin care, yang perlu diperhatikan bukan untuk pria atau wanitanya, tapi apakah kandungannya sesuai dengan masalah kulit yang dituju. 

Karena siapa pun dapat memiliki kulit kering, berminyak, kombinasi, atau sensitif.
Siapapun bisa berjerawat, eksim, keriput, dll.

Apalagi sekarang pergeseran produk ke pemasaran non gender sedang tumbuh pesat. Kamu pasti setuju kalau konsumen hanya ingin mendapatkan kulit yang sehat, tidak ribet memilih.

So, kalo kamu lihat cowok lagi bayar produk skincare di kasir dengan kemasan pink berbunga, jangan di julid yaaa ;)

Posting Komentar

0 Komentar